Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Umum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Februari 2013

Pabrik Semen di India

1:25:00 PM

Detail kartu pos bergambar: Semen tanaman di Peissenberg, sekitar 1900

Ada dapat berbagai jenis pabrik Semen tetapi pertama mari kita tahu definisi dari pabrik semen - Sebuah definisi umum untuk pabrik semen Sebuah fasilitas terpadu yang mempersiapkan campuran mentah, feed ke sistem Pyro-pengolahan (kiln), dan kemudian grinds klinker dari sistem kiln semen menjadi produk berbagai. Semen transportasi atau dikirim melalui jalan darat, kereta api atau tongkang ke pelanggan, atau ke terminal regional untuk pelanggan pick-up. Semen selesai disimpan di situs dalam silo besar atau dikantongi. Kebanyakan pabrik semen terletak dekat tambang untuk memasok kapur dan lainnya bahan baku s. Jenis Tanaman semen
VSK Pabrik Semen klinker semen Portland Pabrik Pabrik Semen
Kiln Rotary Pabrik Mini Pabrik semen Proses Manufaktur Semen proses Manufaktur dimulai dari pertambangan batu kapur, bahan baku utama untuk membuat semen. Kapur ini digali dari tambang dilemparkan terbuka setelah pengeboran dan peledakan, daripada dimuat ke dumpers dan rel yang mengangkut material dan membongkar ke hopper dari penghancur batu kapur.
Menghancurkan batu kapur crusher ke minus 80 mm ukuran dan keluarnya material ke konveyor sabuk yang membawanya ke penumpuk melalui analisa bahan Massal. Kapur diekstrak melintang dari stok oleh reclaimers dan disampaikan ke hopper Mill Raw untuk grinding makanan mentah.
Klinker semen memerlukan panas dan batubara digunakan sebagai bahan bakar untuk menyediakan panas. Batubara mentah dijatuhkan pada conveyor belt dari gerbong dan diambil untuk hancur dalam sebuah penghancur. Hancur habis batubara dari Batubara Crusher disimpan dalam persediaan yang membujur dari tempat itu direklamasi dengan membawa kembali dan dibawa ke hopper batubara pabrik untuk grinding batu bara halus.

Klinker dikombinasikan dengan gipsum dan batu kapur dan tanah di pabrik finishing. Dimana silinder bergulir besar yang berisi 250 ton bola baja yang didorong oleh 4000 hp motor. Semen selesai, adalah tanah yang sangat halus yang dapat menembus saringan yang akan menahan air. Kita dapat mengatakan Proses Manufaktur semen mengandung proses simultan dan kontinyu banyak dan operasi dengan bantuan mesin banyak.

Selasa, 12 Februari 2013

7 Pendekar Samurai Terhebat

10:18:00 PM
Samurai adalah seorang pendekar yang berasal dari sebutan. Sebenarnya samurai merupakan sebutan untuk para pendekar Jepang yang memiliki kemampuan khusus. Samurai sejatinya merupakan istilah untuk perwira militer kelas elit sebelum zaman industrialisasi di Jepang. Kata "samurai" berasal dari kata kerja "samorau" asal bahasa Jepang kuno, berubah menjadi "saburau" yang berarti "melayani", dan akhirnya menjadi "samurai" yang bekerja sebagai pelayan bagi sang majikan.

Istilah yang lebih tepat adalah bushi (武士) (harafiah: "orang bersenjata") yang digunakan semasa zaman Edo. Bagaimanapun, istilah samurai digunakan untuk prajurit elit dari kalangan bangsawan, dan bukan untuk ashigaru (tentara berjalan kaki), misalnya. Samurai yang tidak terikat dengan klan atau bekerja untuk majikan (daimyo) disebut ronin (harafiah: "orang ombak"). Samurai yang bertugas di wilayah Han disebut hanshi.

Sebagai seorang prajurit elit bangsawan, tentunya samurai dituntun untuk memiliki sikap sopan dan patuh terhadap majikannya. Dikatakan bahwa samurai rela mati demi majikannya. Di dunia terdapat sekitar 7 samurai yang terkenal dan semuanya berasal dari Jepang. Berikut 7 pendekar samurai terhebat di jepang



1. Miyamoto Musashi

















Pendekar samurai di zaman Edo. Menjadi pengembara selama bertahun tahun untuk menjadi pendekar samurai terhebat di Jepang, akhirnya ia menciptakan Nitouryu (teknik bertarung dengan dua pedang). Dia tidak hanya menulis tentang teknik pedang tetapi juga pernah menulis tentang semangat pendekar dalam buku nya yang berjudul Gorinsho.

Pendekar hebat yang tidak pernah terkalahkan dalam 60 kali pertarungannya. Mempunyai rival bernama Sasaki Kojiro yang berhasil dibunuhnya dalam duel Ganryujima (duel dari pulau Ganryu).

Kisah perjalanan hidupnya pernah dinovelkan, yang kemudian dibuat ulang dalam bentuk manga berjudul Vagabond oleh Takehiko Inoue (masih ingatkan, pengarang manga Slam Dunk ???)


2. Sasaki Kojiro





















Seorang Pendekar samurai dari zaman Edo juga, merupakan rival berat Miyamoto Musashi.
Ia terus melatih teknik menebas jurus burung Swallow terbang miliknya, dan memakai pedang samurai bernama Tsubamegaeshi yang panjang seperti tiang jemuran pakaian, sehingga harus dia pikul ketika membawanya ( hmmm, kayaknya sering ditiru di dalam game atau anime nih).

Dia melayani tuannya yang bernama Hosokawa Tadaoki. Tewas dalam duel Ganryujima melawan Musashi.


3. Hijikata Toshizo

















Seorang pendekar samurai dari Tennenrishinryu. Wakil ketua pasukan Shinsengumi di akhir zaman Edo. Dia adalah teman baik dari Kondo Isami sejak dari kecil. Persahabatan mereka tidak berubah sepanjang hidup mereka.

Di dalam berbagai pertempuran setelah kematian Kondo, ia tidak pernah menyerah. Ketika kalah dalam pertempuran penentuan di Hokkaido, ia melompat keluar sebelum musuh menangkapnya dan berpura pura mati. Dia berumur sampai tiga puluh empat tahun.

Karena dia adalah pria yang tampan, banyak wanita jatuh cinta kepada nya, bahkan dia juga dikabarkan berhubungan dengan sesama jenis. (bersama Okita Souji dijadikan sebagai tokoh tokoh penting dalam manga dan anime Samurai X)

NOTE: sebenarnya masih banyak anggota Shinsengumi yang lain, semua tokoh nyata dan sering keluar dalam manga dan anime. Tetapi dalam thread ini hanya ada 3 nama yang masuk ke dalam daftar.


4. Souji Okita

















Juga seorang pendekar samurai dari Tennenrishinryu. Kapten unit ke satu dari kelompok Shinsengumi. Meskipun Shouji Okita adalah seorang pendekar berbakat, tetapi dia meninggal karena penyakit TBC pada usia dua puluhan.


5. Kondo Isami

















Pendekar samurai yang ikut berhasil menyukseskan kelompok Tennenrishinryu (Tennenrishin metode pedang). Kepala pasukan Shinsengumi pada akhir periode Edo. Dia memimpin banyak anggota yang tangguh dengan semangat dan kesetiaan kelompok yang tinggi. Kondo Isami menolak penjatuhan Keshogunan Edo sampai saat terakhir, maka ketika dia kalah dia dihukum penggal.


6. Hattori Hanzo
















Juga seorang ninja paling terkenal dari Jepang, pemimpin ninja Iga. Dia melakukan kegiatan spionase dan tipu muslihat untuk keluarga Tokugawa sehingga mengantarkan Tokugawa sukses menjadi Shogun (penguasa jepang).

Hattori Hanzo meninggal tahun 1596 pada usia 55 dengan kematian yang alami. Namun, ada versi cerita bahwa seorang ninja yang bernama Fuma Kotaro telah membunuh Hanzo dalam pertempuran.


7. Sarutobi Sasuke

















Salah satu ninja dari klanKoga. Karena ayah angkatnya adalah seorang bawahan tua keluarga Sanada, ia juga melayani Sanada Yukimura. Mempunyai rival bernama Kirigakure Saizo seorang ninja dari klan Iga. Menurut cerita ia meninggal dalam peristiwa Osaka Natsu No Jin (pertempuran Osaka di musim panas). Sasuke tewas ketika ia terdeteksi oleh penjaga istana. Dia berhasil melarikan diri.

Namun sayang, dia masuk ke dalam perangkap beruang yang membuatnya terpaksa untuk mengamputasi kakinya sendiri. Dia kemudian bunuh diri di depan para penjaga istana dan mereka pun melemparkan tubuhnya ke dalam parit.

Keberadaan sesungguhnya tentang dirinya tidak jelas. Terkenal sebagai salah satu Sanada Juyushi (sepuluh pejuang pemberani dalam keluarga Sanada).


Itulah 7 pendekar terhebat di dunia dan sedikit kisahnya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan sobat pembaca sekalian.

Makam Kaisar Cao Cao Ditemukan

10:16:00 PM
Kaisar Cao Cao adalah kaiar yang ada di Sejarah Cina, Mungkin kamu mengenalnya dari cerita “Tiga Kerajaaan” atau dalam bahasa Inggris, “Romance of the Three Kingdoms“. Cerita ini juga telah dibuat film blockbuster berjudul “Red Cliff“.
Kali ini, Jenderal Cao Cao yang perkasa kembali muncul ke permukaan setelah para arkeolog Cina mengumumkan bahwa mereka mungkin telah menemukan makam pemimpin yang legendaris tersebut.
Kompleks pemakaman yang ditemukan diperkirakan berusia sekitar 1.800 tahun dan dipercaya merupakan tempat peristirahatan terakhir Cao Cao, seorang jenderal cerdas dan pemimpin pada abad ke-3 yang sering ditampilkan dalam kisah-kisah rakyat sebagai politisi yang licik.
Kompleks tersebut ditemukan di desa Xigaoxue di dekat kota Anyang, Propinsi Henan, dan memiliki luas 8.000 kaki persegi. Didalamnya ada terowongan sepanjang 130 kaki yang menuju ke sebuah ruang bawah tanah.
Menurut para sejarawan, kepandaian militer dan politik Cao Cao telah membuat ia mampu membangun negara Wei yang dianggap sebagai negara terkuat dan termakmur di Cina selama periode tiga kerajaan (208 – 280 M) dimana saat itu Cina terbagi kedalam tiga wilayah yang berbeda.
Dalam makam itu ditemukan jasad dua perempuan dan seorang pria serta lebih dari 250 relik selama penggalian yang berlangsung selama satu tahun belakangan.
Jasad pria itu diidentifikasi sebagai seorang pria berumur 60an. Sedangkan dua jasad perempuan itu diperkirakan berusia 50an dan 20an.
Menurut para ahli, jasad pria tersebut adalah Cao Cao yang meninggal pada tahun 220 Masehi di usia 65 tahun. Sedangkan dua mayat perempuan lainnya diduga sebagai permaisuri dan pelayannya.
Di dalam kompleks pemakaman tersebut juga ditemukan lukisan-lukisan batu yang menampilkan kehidupan sosial masyarakat masa Cao Cao. Lalu ditemukan juga sebuah lempengan batu yang berisi ukiran mengenai obyek-obyek kurban dan beberapa barang lain yang dianggap sebagai milik pribadi Cao Cao.

Sebelumnya, sebuah lempengan batu bertuliskan “Raja Wu dari Wei”, yaitu gelar yang diberikan kepada Cao Cao setelah ia meninggal, sempat dicuri dari makam tersebut, namun pihak yang berwajib berhasil mendapatkannya kembali.
“Lempeng batu bertuliskan gelar tersebut adalah bukti terkuat yang kami miliki bahwa makam itu adalah milik Cao Cao.” Kata Liu Qingzhu, arkeolog dari Chinese Academy of Social Sciences.
“Kami percaya tidak ada satu orangpun yang dapat memiliki relik yang bertuliskan mengenai Cao Cao di dalam sebuah makam sebanyak itu, kecuali, tentu saja makam itu milik Cao Cao sendiri.”
Cao Cao yang kita kenal lewat buku-buku dan film adalah pemimpin terakhir dinasti Han timur sebelum akhirnya membentuk negara sendiri pada periode kekacauan politik masa tiga kerajaan.
Ia meninggal pada tahun 220 Masehi di Luoyang, sebuah kota di timur dinasti han dan dianugerahkan gelar sebagai kaisar negara Wei yang didirikannya.
Ayahnya adalah anak adopsi dari kasim kepala di pengadilan kerajaan dan Cao adalah seorang komandan sebuah pasukan kecil sebelum ia diangkat sebagai jenderal setelah berhasil memadamkan pemberontakan yang mengancam kerajaan Han.
Karakter yang menampilkan Cao Cao sering digambarkan sebagai seorang berandalan yang licik dalam novel ternama “Romance of The Three Kingdoms“. Karakternya yang licik ini begitu terkenal di Cina sehingga bahkan dijadikan pepatah yang berbunyi
“Jika kamu membicarakan Cao Cao, maka Cao Cao akan datang”.
Selain sebagai jenderal, Cao Cao juga dikenal sebagai seorang penyair.
Kuburan tersebut ditemukan dengan tidak sengaja pada Desember 2008 ketika seorang pekerja dekat Kilin sedang menggali lumpur untuk membuat batu bata. Penemuan itu tidak dilaporkan kepada pemerintah dan pejabat lokal baru mengetahui mengenai penemuan itu ketika lempeng batu yang bertuliskan gelar Cao Cao disita dari seorang penjarah makam.
info: http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/12/arkeolog-cina-berhasil-menemukan.html

Artikel ini tentang:

sejarah kerajaan cina, sejarah cao cao, cerita kerajaan china, sejarah kerajaan china, film kerajaan cina, cerita kerajaan cina, kuburan kerajaan china, permaisuri kerajaan cina, Sejarah kerajaan tiongkok, permaisuri cina, Cao cao sejarah, kisah kerajaan cina, makam kerajaan cina, makam kaisar han, permaisuri kerajaan china, kaisar terkuat, sejarah cao-cao, permaisuri kerajaan inggris, kisah 3 kerajaan cina, sejarah kerajaan di china, Makam Kaisar Cao Cao Ditemukan, sejarah tiga kerajaan di cina, film kerajaan china, cerita cerita kerajaan china, sejarah permaisuri china, cerita tiga kerajaan china, cerita kerajaan tiongkok, makam raja china, permaisuri di china, permaisuri han

10 Jenderal Terhebat pada Masa 3 Kerajaan Cina :

10:08:00 PM
Ini dia 10 Jenderal Terhebat pada Masa 3 Kerajaan Cina :

1. LuBu
Photobucket
Lü Bu (Hanzi: 呂布; baca: Luî Pù) (153 – 198), nama lengkap Lü Fengxian, lahir di Wuyuan(sekarang Mongolia Dalam) adalah seorang jenderal terkenal dari penghujung zaman Dinasti Handan Tiga Negara.Lu Bu dengan ciri khas memakai penutup kepala dengan ekor, ia memiliki kuda bernama Red Hare (赤兔马; Chìtù mǎ) yang dikenal karena daya tahannya dalam pertempuran. Kuda ini berasal dari Fergana dan menurut legenda dapat berlari sejauh 1000 li (500 km) dalam satu hari.


2. Guan Yu (Shu)
Photobucket
Guan Yu (Hanzi: 關羽) (160 - 219) adalah seorang jenderal terkenal dari Zaman Tiga Negara. Guan Yu dikenal juga sebagai Kwan Kong, Guan Gong, atau Kwan Ie, dilahirkan di kabupaten Jie, wilayah Hedong (sekarang kota Yuncheng, provinsi Shanxi), ia bernama lengkap Guan Yunchang atau Kwan Yintiang.
Guan Yu merupakan jenderal utama Negara Shu Han, ia bersumpah setia mengangkat saudara dengan Liu Bei (kakak tertua) dan Zhang Fei (adik terkecil).


3. Zhang Fei (Shu)
Photobucket
Zhang Fei (Hanzi:張飛),bernama lengkap Zhang Yide (張益德 / 张翼德), saudara angkat termuda dari Liu Bei dan Guan Yu dan seorang panglima perang terkenal pada Zaman Tiga Negara. Dalam novel Kisah Tiga Negara karangan Luo Guan Zhong. Di kalangan Tionghoa Indonesia, ia dikenal juga dengan nama Tio Hoei.
 

4.  ZhaoYun (Shu)
Photobucket
Zhao Yun (Hanzi: 趙雲) (168 - 229) adalah seorang jenderal terkenal dari Zaman Tiga Negara. Ia terakhir mengabdi pada negara Shu Han. Ia lahir di Zhending (sekarang kabupaten Zhengding, provinsi Hebei). Zhao Yun bernama lengkap Zhao Zilong.
Pertama mengabdi kepada Gongsun Zan, ia kemudian tidak menyerah kepadaYuan Shao yang menaklukkan Gongsun Zan. Setelah itu, ia bertemu Liu Bei dan memutuskan untuk mengabdi kepadanya. Setelah Liu Bei wafat ia menjaga Liu Chan Sampai akhir hayat.


5. Ma Chao (Shu)
Photobucket
Ma Chao (Hanzi:馬超),bernama lengkap Ma Mengqi (馬孟起), putra tertua dari Ma Teng, seorang jendral pada Zaman Tiga Negara. Dalam novel Kisah Tiga Negarakarangan Luo Guan Zhong, Ma Chao juga dikenal sebagai anggota dari Lima Panglima Harimau dari negeri Shu Han.


6. Xiahou Dun (Wei)
Photobucket
Xiahou Dun (Hanzi: 夏侯惇) (? - 220) adalah jendral perang negara Wei. Ia masih berkerabat dengan Cao Cao karena ayahnya diadopsi oleh keluarga Cao.
Ia terkenal dengan panggilan Si Buta Xiahou karena sebelah matanya buta setelah terluka dalam satu pertempuran di tahun 198, ketika ia sedang melawan Lu Bu mata kirinya tertancap panah, kemudian ia memakan matanya sendiri.




7.  Taishi Chi (Wu)
Photobucket
Photobucket
Taishi Ci (166 - 206 M) adalah perwira militer negara Dong Wu pada Zaman Tiga Negara di Tiongkok dulu. Pada awalnya Taishi Ci bekerja dibawah Liu Yao tetapi kemudian melanggar kesetiaannya setelah Liu Yao menolak untuk memperhatikan nasihat strategi yang diajukan oleh Taishi Ci, kemudian dia melarikan diri ke daerah tetangga. Taishi Ci melarikan diri ke daerah Dangyang, suatu posisi daerah militer yang strategis dan penting sejak zaman Sun Tzu, disana dia mengangkat dirinya sebagai gubenur. Pada suatu perang, pasukan sisa Taishi Ci dengan cepat dapat dikepung oleh pasukan Sun Ce tanpa tandingan, yang kemudian Taishi Ci tertangkap. Taishi Ci memohon untuk dibunuh bersama dengan pasukan dan orang-orangnya, tetapi Sun Ce tidak bersedia dan membujuk dia untuk bergabung. setelah bujukan yang lama dan dijanjikan diberi pangkat dan posisi tinggi di negara Wu, akhirnya Taishi Ci bergabung. Taishi Ci setia sampai akhir hayatnya kepada negara Wu.


8. Zhang Liao (Wei)
Photobucket
Zhang Liao adalah salah satu tokoh Tiongkok pada Zaman Tiga Negara. Pada awalnya Zhang Liao mengabdi pada Lu Bu. Setelah Kematian Lu Bu, Dia mengabdi pada Cao Cao. Dalam pertempuran di He Fei, Dia berhasil memukul mundur 100.000 pasukan Wu hanya dengan 800 prajurit. Dia ditakuti di berbagai tempat dan nama Zhang Liao disebutkan dapat langsung mendiamkan bayi yang sedang menangis.
Dia merupakan pemimpin dari semua jenderal Wei. Ketika Cao-Cao sedang menyerang Han zhong , ia ditugaskan untuk menjaga kota Wan untuk mencegah penyerangan Wu yang bertujuan untuk menyerang He Fei yang merupakan tempat perbekalan bagi Cao Cao yang sedang menyerang Liu Bei didaerah Han zhong. Zhang Liao juga termasuk salah satu jenderal yang paling setia seperti Xiahou Dun dan Xu Chu. Dalam pertempuran melawan Wu dia berhasil mengakibatkan terbunuhnya salah satu jenderal andalan Wu yaitu Taishi Chi. Dalam pertempuran melawan Wu juga akhirnya Zhang Liao gugur dalam peperangan karena terkena panah beracun.



9.  Huang Zhong (Shu)
Photobucket
Huang Zhong (Hanzi:黃忠),bernama lengkap Huang Hansheng (黃漢升), seorang jendral dari Zaman Tiga Negara. Huang Zhong adalah salah satu dari Lima Jenderal Macan Shu Han


10. Gan Ning (Wu)
Photobucket
Gan Ning (?-222) adalah seorang jenderal Wu pada Zaman Tiga Negara. Gan Ning sebelumnya adalah seorang perompak. Ia menaruh berberapa bel di bajunya, sehingga musuh tahu kalau dia datang. Setelah menjadi perompak, ia direkrut menjadi bawahan Huang Zu dan Liu Biao. Saat Sun Quan menyerang Huang Zu, Gan Ning berhasil membunuh Ling Cao, salah satu jenderal bawahan Sun Quan sekaligus ayah dari Ling Tong. Hal ini yang membuat Ling Tong sempat dendam dan antipati terhadapnya. Setelah Huang Zu dikalahkan Yuan Shao, Gan Ning menjadi bawahan Yuan Shao. Zhou Yu dan Lu Meng sangat menyambutnya ke Wu. Jasanya juga dipakai dalam Pertempuran Chibi. Namun dia dibunuh oleh Sha Moke pada saat pertempuran Wu melawan Shu di pertempuran Yiling.
 

Minggu, 10 Februari 2013

Kelebihan Indonesia di Mata Dunia

1:33:00 AM
Tahukah anda tentang kelebihan Indonesia di mata dunia?
Berikut ini 7 keunggulan Indonesia yang tentunya sangat membanggakan.
1. Tambang Emas Kualitas Terbaik Dunia
Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia namanya PT Freeport. Apa saja kandungan yang di tambang di Freeport? ketika pertambangan ini dibuka hingga sekarang, pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. Dan jika diuangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, hasilnya anggap menjadi Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah. Itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lainnya.
Lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana.
Bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. Belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana.
2. Cadangan Gas Alam Terbesar
Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA ! Tepatnya di Blok Natuna. Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu, dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina.
3. Hutan Tropis Terbesar Di Dunia

Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. Hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia. Letaknya di pulau Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buat negara ini. Tebang saja semua pohon di hutan itu, maka bumi pasti kiamat. Karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis untuk menjaga keseimbangan iklim, karena hutan hujan Amazon tak cukup kuat untuk menyeimbangkan iklim bumi.
Dan sekarang negara ini sedikit demi sedikit telah menghancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uang untuk perkebunan dan lapangan golf. sungguh sangat ironis sekali.
4. Lautan Luas Di Dunia
Negara ini punya Lautan terluas di dunia. Dikelilingi dua samudera, yaitu Pasifik dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain. Saking kaya-nya laut negara ini, sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.
5. Penduduk Terbesar Ke 4 Dunia
Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 di dunia. Dengan jumlah penduduk segitu, harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. Sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup, tentu saja mereka ingin dihargai. Jalan lainnya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.
6. Tanah Yang Subur
Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. Karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur, terlebih lagi negara ini dilintasi garis khatulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.
Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah, negara ini tentu saja jauh lebih kaya. Coba kita semua bayangkan, karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat dan ketika seluruh minyak mereka telah habis, maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. Bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.
7. Pemandangan Eksotis
Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. Dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.

Minggu, 03 Februari 2013

Sifat-Sifat Dajjal dan Bentuk Fisiknya

3:11:00 AM
Keluarnya Dajjal merupakan satu perkara yang pasti. Dajjal akan berusaha menyesatkan manusia dari jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sehingga orang yang beriman semestinya mengetahui sifat serta fitnah-fitnah Dajjal agar terhindar dari kesesatannya.
Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullahu menerangkan: “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menyifati Dajjal dengan penjelasan yang gamblang bagi orang yang punya hati. Sifat-sifat tersebut semuanya jelek, yang nampak jelas bagi orang yang mempunyai indera yang sehat. Namun orang yang Allah Subhanahu wa Ta’ala tetapkan akan celaka tetap mengikuti Dajjal dalam pengakuannya yang dusta dan dungu, serta diharamkan untuk mengikuti al-haq….”
Apakah Dajjal itu Manusia?
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullahu berkata: “Ya. Dajjal adalah manusia dari bani Adam. Sebagian para ulama menyatakan Dajjal adalah setan. Sebagian lagi menyatakan bapaknya manusia, ibunya dari bangsa jin. Tapi semua pendapat ini tidaklah benar. Karena dia butuh makan, minum, dan lainnya. Oleh karena itu, Nabi ‘Isa ‘alaihissalam membunuhnya dengan cara membunuh manusia biasa.” (Asy-Syarhul Mumti’ 3/275)
Al-Qadhi ‘Iyadh rahimahullahu berkata: “Hadits-hadits ini adalah hujjah bagi Ahlus Sunnah akan benarnya keberadaan Dajjal, bahwa Dajjal adalah satu sosok tubuh yang merupakan ujian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi hamba-hamba-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan dia kemampuan melakukan beberapa hal, seperti menghidupkan orang mati yang ia bunuh, memunculkan kesuburan, membawa sungai, surga dan neraka, perbendaharaan bumi mengikuti dirinya, memerintahkan langit untuk hujan maka turunlah hujan, memerintahkan bumi untuk menumbuhkan maka tumbuhlah tanaman-tanaman. Itu semua terjadi dengan kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala. Setelah itu, ia tak mampu melakukannya, tidak mampu membunuh seorang laki-laki (yang sebelumnya dibunuh kemudian dihidupkan kembali olehnya) ataupun lainnya….”
Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: “(Yang benar) Dajjal adalah manusia. Fitnahnya lebih besar dari (sekedar) fitnah Eropa sebagaimana banyak diterangkan dalam banyak hadits.” (Ash-Shahihah, 3/191)
Dakwah Dajjal
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullahu mengatakan: “Telah disebutkan, awal mula ia keluar menyeru kepada Islam, mengaku sebagai muslim. Kemudian mengaku sebagai nabi, setelah itu mengaku sebagai ilah.” (Asy-Syarhul Mumti’ 3/268, lihat Qishshatu Dajjal wa Nuzul ‘Isa karya Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu)
Sifat-sifat dan Bentuk Fisiknya
1. Seorang pemuda yang berambut keriting dan kusut masai.
Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
إِنَّهُ شَابٌّ قَطَطٌ عَيْنُهُ طَافِئَةٌ كَأَنِّي أُشَبِّهُهُ بِعَبْدِ الْعُزَّى بْنِ قَطَنٍ
“Dia adalah seorang pemuda yang sangat keriting rambutnya, hilang cahaya matanya, seakan-akan aku menyerupakannya dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan.” (HR. Muslim: 2937)
Dalam riwayat lain: “Rambutnya kusut.”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
إِنَّ مِنْ بَعْدِكُمُ الْكَذَّابَ الْمُضِلَّ وَإِنَّ رَأْسَهُ مِنْ بَعْدِهِ حُبُكٌ حُبُكٌ حُبُكٌ -ثَلاَثَ مَرَّاتٍ- وَإِنَّهُ سَيَقُوْلُ: أَنَا رَبُّكُمْ؛ فَمَنْ قَالَ: لَسْتَ رَبَّنَا لَكِنَّ رَبَّنَا اللهُ عَلَيْهِ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْهِ أَنَبْنَا نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شَرِّكَ؛ لَمْ يَكُنْ لَهُ عَلَيْهِ سُلْطَانٌ
“Nanti akan ada pendusta yang menyesatkan, rambut di belakangnya hubukun (keriting seperti terjalin/dipintal) –beliau ucapkan tiga kali–. Dia akan berkata: ‘Aku adalah Rabb kalian’. Barangsiapa yang berkata: ‘Engkau bukan Rabb kami. Rabb kami adalah Allah, kepada-Nyalah kami bertawakal dan kepada-Nyalah kami kembali. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatanmu’, niscaya Dajjal tak mampu mengalahkannya.” (Ash-Shahihah no. 2808)
Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: “Hadits ini merupakan dalil yang tegas bahwa Dajjal akbar (terbesar) adalah manusia yang punya kepala dan rambut. Bukan sesuatu yang maknawi atau kiasan dari kerusakan, sebagaimana ucapan orang-orang yang lemah imannya….” (Silsilah Ahadits Shahihah, 6/2, pada penjelasan hadits no. 2808)
2. Matanya
Dia adalah seorang yang buta sebelah, sedangkan Rabb kalian tidaklah demikian. Masalah ini diriwayatkan dalam hadits yang mutawatir, diriwayatkan oleh lebih dari sepuluh orang sahabat. Di antaranya:
- Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma:
قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي النَّاسِ فَأَثْنَى عَلَى اللهِ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ ثُمَّ ذَكَرَ الدَّجَّالَ فَقَالَ: إِنِّي أُنْذِرُكُمُوْهُ وَمَا مِنْ نَبِيٍّ إِلاَّ قَدْ أَنْذَرَهُ قَوْمَهُ، لَقَدْ أَنْذَرَهُ نُوْحٌ قَوْمَهُ وَلَكِنْ سَأَقُوْلُ لَكُمْ فِيْهِ قَوْلاً لَمْ يَقُلْهُ نَبِيٌّ لِقَوْمِهِ، تَعْلَمُوْنَ أَنَّهُ أَعْوَرُ وَأَنَّ اللهَ لَيْسَ بِأَعْوَرَ
Rasulullah berdiri di hadapan manusia, menyanjung Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sanjungan yang merupakan hak-Nya, kemudian menyebut Dajjal dan berkata: “Aku memperingatkan kalian darinya, tidaklah ada seorang nabi kecuali pasti akan memperingatkan kaumnya tentang Dajjal. Nuh ‘alaihissalam telah memperingatkan kaumnya. Akan tetapi aku akan sampaikan kepada kalian satu ucapan yang belum disampaikan para nabi kepada kaumnya. Ketahuilah dia itu buta sebelah, adapun Allah Subhanahu wa Ta’ala tidaklah demikian.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari, Muslim no. 2930)
- Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
إِنَّ الْمَسِيْحَ الدَّجَّالَ أَعْوَرُ عَيْنِ الْيُمْنَى كَأَنَّ عَيْنَهُ عِنَبَةٌ طَافِيَةٌ
“Sesungguhnya Dajjal buta matanya yang kanan, matanya seperti anggur yang menonjol.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2932)
- Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
أَلاَ أُحَدِّثُكُمْ حَدِيْثًا عَنْ الدَّجَّالِ مَا حَدَّثَ بِهِ نَبِيٌّ قَوْمَهُ؛ إِنَّهُ أَعْوَرُ وَإِنَّهُ يَجِيْءُ مَعَهُ بِمِثَالِ الْجَنَّةِ وَالنَّارِ فَالَّتِي يَقُوْلُ إِنَّهَا الْجَنَّةُ هِيَ النَّارُ وَإِنِّي أُنْذِرُكُمْ كَمَا أَنْذَرَ بِهِ نُوْحٌ قَوْمَهُ
“Maukah aku sampaikan kepada kalian tentang Dajjal yang telah disampaikan oleh seorang nabi kepada kaumnya? Dia buta sebelah, membawa sesuatu seperti surga dan neraka. Yang dia katakan surga pada hakikatnya adalah neraka, aku peringatkan kepada kalian sebagaimana Nabi Nuh ‘alaihissalam memperingatkan kaumnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2936)
Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
هُوَ أَعْوَرُ هِجَانٌ كَأَنَّ رَأْسَهُ أَصَلَةٌ، أَشْبَهُ رِجَالِكُمْ بِهِ عَبْدُ الْعُزَّى بْنُ قَطَنٍ فَإِمَّا هَلَكَ الْهُلَّكُ فَإِنَّ رَبَّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ لَيْسَ بِأَعْوَرَ
“Dajjal matanya buta sebelah, kulitnya putih.” (Dalam satu riwayat): “Kulitnya putih seperti keledai putih. Kepalanya kecil dan banyak gerak, mirip dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan. Jika ada orang-orang yang binasa (mengikuti fitnahnya), ketahuilah Rabb kalian tidaklah buta sebelah.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban, Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: Sanadnya shahih menurut syarat Muslim, Ash-Shahihah, no. 1193)
Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: “Hadits ini menunjukkan Dajjal akbar adalah manusia yang mempunyai sifat seperti manusia. Apalagi Rasulullah menyerupakannya dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan, seorang shahabat. Hadits ini satu dari sekian banyak dalil yang membatilkan takwil sebagian orang yang menyatakan Dajjal bukanlah sosok fisik, tapi rumuz (simbol) kemajuan Eropa berikut kemegahan serta fitnahnya. (Yang haq) Dajjal adalah manusia, fitnahnya lebih besar dari fitnah Eropa sebagaimana banyak diterangkan dalam banyak hadits.” (Ash-Shahihah, 3/191)
Tulisan di antara Kedua Matanya
Tertulis di antara kedua matanya ك ف ر yang bisa dibaca oleh mukmin yang bisa baca tulis ataupun tidak. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
مَا مِنْ نَبِيٍّ إِلاَّ وَقَدْ أَنْذَرَ أُمَّتَهُ اْلأَعْوَرَ الْكَذَّابَ أَلاَ إِنَّهُ أَعْوَرُ وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ وَمَكْتُوْبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ك ف ر
“Tidak ada seorang nabi pun kecuali memperingatkan umatnya dari Dajjal. Dia buta, pendusta. Ketahuilah dia buta, adapun Rabb kalian tidaklah demikian. Tertulis di antara dua mata Dajjal :ك ف ر -yakni: kafir.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2933)
Dari ‘Umar bin Tsabit Al-Anshari rahimahullah, beliau mendapatkan berita dari sebagian shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya pada suatu hari beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata memperingatkan manusia dari Dajjal:
إِنَّهُ مَكْتُوْبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ كَافِرٌ يَقْرَؤُهُ مَنْ كَرِهَ عَمَلَهُ أَوْ يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ
“Sesungguhnya tertulis di antara dua matanya ك ف ر, akan bisa membacanya orang yang membenci amalannya -atau akan membacanya semua mukmin.” (HR. Muslim)
Dalam satu riwayat dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu:
يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ كَاتِبٍ وَغَيْرِ كَاتِبٍ
“Akan bisa membacanya semua mukmin yang bisa menulis ataupun tidak.” (HR. Muslim, 2934/105)
Al-Imam An-Nawawi rahimahullahu berkata: “Yang benar dan ini adalah ucapan para ulama muhaqqiqin: Tulisan (yang ada di antara kedua mata Dajjal, -pen.) adalah hakiki adanya sesuai dzahirnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala jadikan sebagai tanda di antara sekian tanda kekufuran, kedustaan, dan kebatilannya. Allah Subhanahu wa Ta’ala tampakkan kepada seluruh mukmin yang bisa baca tulis ataupun tidak, dan Allah Subhanahu wa Ta’ala sembunyikan (tanda tersebut) dari orang yang diinginkan kesesatannya dan terkena fitnahnya.” (Syarh Muslim, 9/294)
Pengikut Dajjal
Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِنْ يَهُوْدِ أَصْبَهَانَ سَبْعُوْنَ أَلْفًا عَلَيْهِمْ الطَّيَالِسَةُ
“Akan mengikuti Dajjal dari kaum Yahudi Ashbahan (sebuah kota di Iran) 70.000 orang, (tanda) mereka memakai thayalisah (sejenis kain yang dipakai di pundak).” (HR. Muslim no. 2944)
Pengikut Dajjal adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang yang jahat. Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha:
دَخَلَ عَلَيَّ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي، فَقَالَ لِي: مَا يُبْكِيْكِ؟ قُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، ذَكَرْتُ الدَّجَّالَ فَبَكَيْتُ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّالُ وَأَنَا حَيٌّ كَفَيْتُكُمُوْهُ، وَإِنْ يَخْرُجِ الدَّجَّالُ بَعْدِي فَإِنَّ رَبَّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ لَيْسَ بِأَعْوَرَ وَإِنَّهُ يَخْرُجُ فِي يَهُوْدِيَّةِ أَصْبَهَانَ حَتَّى يَأْتِيَ الْمَدِيْنَةَ فَيَنْزِلَ نَاحِيَتَهَا وَلَهَا يَوْمَئِذٍ سَبْعَةُ أَبْوَابٍ عَلَى كُلِّ نَقْبٍ مِنْهَا مَلَكَانِ، فَيَخْرُجَ إِلَيْهِ شِرَارُ أَهْلِهَا
“Rasulullah masuk ke kamarku dalam keadaan aku sedang menangis. Beliau berkata kepadaku: ‘Apa yang membuatmu menangis?’ Aku menjawab: ‘Saya mengingat perkara Dajjal maka aku pun menangis.’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: ‘Jika dia keluar sedang aku masih berada di antara kalian niscaya aku akan mencukupi (melindungi) kalian. Jika dia keluar setelah aku mati maka ketahuilah Rabb kalian tidak buta sebelah. Dajjal keluar bersama orang-orang Yahudi Ashbahan hingga datang ke Madinah dan berhenti di salah satu sudut Madinah. Madinah ketika itu memiliki tujuh pintu, setiap celahnya ada dua malaikat yang berjaga. Maka keluarlah orang-orang jahat dari Madinah mendatangi Dajjal ….” (HR. Ahmad, Abdullah bin Ahmad, Ibnu Hibban. Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: Sanadnya shahih)
Dalam sebuah hadits disebutkan juga bahwa Dajjal akan muncul di tengah-tengah pasukan Khawarij.
يَنْشَأُ نَشْءٌ يَقْرَؤُوْنَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ، كُلَّمَا خَرَجَ قَرْنٌ قُطِعَ حَتَّى خَرَجَ فِي عِرَاضِهِمُ الدَّجَّالُ
“Akan muncul sekelompok pemuda yang (pandai) membaca Al-Qur`an tapi tidak melewati tenggorokan mereka. Setiap kali keluar sekelompok mereka, maka akan tertumpas sehingga muncul Dajjal di tengah-tengah mereka.” (HR. Ibnu Majah no. 174, lihat Ash-Shahihah no. 2455)
Macam-macam Fitnahnya
Fitnah yang dilakukan Dajjal banyak sekali, di antaranya:
1. Bersamanya ada surganya dan nerakanya.
Dari Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
الدَّجَّالُ أَعْوَرُ الْعَيْنِ الْيُسْرَى جُفَالُ الشَّعْرِ مَعَهُ جَنَّةٌ وَنَارٌ فَنَارُهُ جَنَّةٌ وَجَنَّتُهُ نَارٌ
“Dajjal cacat matanya yang kiri1, keriting rambutnya, bersamanya surga dan nerakanya. Nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka.” (HR. Muslim, no. 2934)
2. Membunuh satu jiwa kemudian menghidupkannya kembali.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
فَيَخْرُجُ إِلَيْهِ يَوْمَئِذٍ رَجُلٌ هُوَ خَيْرُ النَّاسِ أَوْ مِنْ خَيْرِ النَّاسِ فَيَقُوْلُ لَهُ: أَشْهَدُ أَنَّكَ الدَّجَّالُ الَّذِي حَدَّثَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيْثَهُ. فَيَقُوْلُ الدَّجَّالُ: أَرَأَيْتُمْ إِنْ قَتَلْتُ هَذَا ثُمَّ أَحْيَيْتُهُ أَتَشُكُّوْنَ فِي اْلأَمْرِ؟ فَيَقُوْلُوْنَ: لاَ. قَالَ: فَيَقْتُلُهُ ثُمَّ يُحْيِيْهِ…
“Keluarlah pada hari itu seorang yang terbaik atau di antara orang terbaik. Dia berkata: ‘Aku bersaksi engkau adalah Dajjal yang telah disampaikan kepada kami oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.’ Dajjal berkata (kepada pengikutnya): ‘Apa pendapat kalian jika aku bunuh dia dan aku hidupkan kembali apakah kalian masih ragu kepadaku?’ Mereka berkata: ‘Tidak.’ Maka Dajjal membunuhnya dan menghidupkannya kembali….” (HR. Muslim no. 2938)
3. Menggergaji seseorang kemudian membangkitkannya kembali. (HR. Muslim, 2938/113)
4. Memerintahkan langit untuk menurunkan hujan lalu turunlah hujan.
Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
فَيَأْتِي عَلَى الْقَوْمِ فَيَدْعُوْهُمْ فَيُؤْمِنُوْنَ بِهِ وَيَسْتَجِيْبُوْنَ لَهُ فَيَأْمُرُ السَّمَاءَ فَتُمْطِرُ وَاْلأَرْضَ فَتُنْبِتُ
“…Dia datang kepada satu kaum mendakwahi mereka. Merekapun beriman kepadanya, menerima dakwahnya. Maka Dajjal memerintahkan langit untuk hujan dan memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman, maka turunlah hujan dan tumbuhlah tanaman….” (HR. Muslim no. 2937)
Adapun kaum yang tidak beriman dan tidak menerima dakwah Dajjal, tidak ada sedikit harta pun tersisa pada mereka.
5. Akan diikuti perbendaharaan harta.
Dalam hadits An-Nawwas bin Sam’an radhiyallahu ‘anhu disebutkan, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
وَيَمُرُّ بِالْخَرِبَةِ فَيَقُوْلُ لَهَا: أَخْرِجِي كُنُوْزَكِ. فَتَتْبَعُهُ كُنُوْزُهَا كَيَعَاسِيْبِ النَّحْلِ
“…Dia mendatangi reruntuhan dan berkata: ‘Keluarkanlah perbendaharaanmu.’ Maka keluarlah perbendaharaannya mengikuti Dajjal seperti sekelompok lebah.” (HR. Muslim no. 2937)
6. Bersamanya air, sungai, dan gunung roti, api, dan air.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
وَإِنَّهُ مَعَهُ جَنَّةٌ وَنَارٌ وَنَهْرٌ وَمَاءٌ وَجَبَلُ خُبْزٍ وَإِنَّ جَنَّتَهُ نَارٌ وَنَارَهُ جَنَّةٌ
“…Sesungguhnya bersama dia ada surga dan nerakanya, sungai dan air, serta gunung roti. Sesungguhnya surganya Dajjal adalah neraka dan nerakanya Dajjal adalah surga.” (HR. Ahmad. Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: sanadnya shahih. Lihat Qishshatu Masihid Dajjal)
Dari ‘Uqbah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata tentang Dajjal:
إِنَّ الدَّجَّالَ يَخْرُجُ وَإِنَّ مَعَهُ مَاءً وَنَارًا فَأَمَّا الَّذِي يَرَاهُ النَّاسُ مَاءً فَنَارٌ تُحْرِقُ وَأَمَّا الَّذِي يَرَاهُ النَّاسُ نَارًا فَمَاءٌ بَارِدٌ عَذْبٌ، فَمَنْ أَدْرَكَ ذَلِكَ مِنْكُمْ فَلْيَقَعْ فِي الَّذِي يَرَاهُ نَارًا فَإِنَّهُ مَاءٌ عَذْبٌ طَيِّبٌ
“Sungguh Dajjal akan keluar dan bersamanya ada air dan api. Apa yang dilihat manusia air sebenarnya adalah api yang membakar. Apa yang dilihat manusia api sesungguhnya adalah air minum dingin yang segar. Barangsiapa di antara kalian yang mendapatinya hendaknya memilih yang dilihatnya api, karena itu adalah air segar yang baik.” (HR. Muslim no. 2935)
Jika seorang mukmin telah mengetahui dan beriman akan keluarnya Dajjal dengan membawa fitnah yang demikian dahsyat, hendaknya ia mengamalkan beberapa sebab untuk menjaga dirinya dari Dajjal dan fitnahnya. Di antara amalan tersebut:
1. Minta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari kejelekan fitnahnya, memperbanyak minta perlindungan darinya terutama setelah tasyahud akhir. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللهِ مِنْ أَرْبَعٍ يَقُوْلُ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ
“Jika salah seorang kalian selesai dari tasyahud akhir mintalah perlindungan dari empat perkara: ‘Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari adzab jahannam, dari adzab kubur, dari fitnah waktu hidup dan waktu mati, dan dari kejahatan fitnah Dajjal’.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
2. Menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:
مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُوْرَةِ الْكَهْف عُصِمَ مِنْ الدَّجَّالِ
“Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, akan terjaga dari fitnah Dajjal.” (HR. Muslim)
3. Menjauhinya, tidak mendatanginya kecuali seorang yang yakin tak akan terkena mudarat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ سَمِعَ بِالدَّجَّالِ فَلْيَنْأَ مِنْهُ فَإِنَّ الرَّجُلَ يَأْتِيْهِ وَهُوَ يَحْسِبُ أَنَّهُ مُؤْمِنٌ فَلاَ يَزَالُ بِهِ لِمَا مَعَهُ مِنْ الشُّبَهِ حَتَّى يَتَّبِعَهُ
“Barangsiapa mendengar (keluarnya) Dajjal hendaknya menjauh darinya. Demi Allah, sungguh ada seorang yang mendatanginya merasa dirinya beriman tapi kemudian mengikuti Dajjal dikarenakan syubhat-syubhat yang dilontarkan Dajjal.” (HR. Ahmad)
4. Tinggal di Makkah dan Madinah
Karena keduanya adalah negeri yang aman tak bisa dimasuki Dajjal. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لَيْسَ مِنْ بَلَدٍ إِلاَّ سَيَطَؤُهُ الدَّجَّالُ إِلاَّ مَكَّةَ وَالْمَدِيْنَةَ لَيْسَ لَهُ مِنْ نِقَابِهَا نَقْبٌ إِلاَّ عَلَيْهِ الْمَلاَئِكَةُ صَافِّيْنَ يَحْرُسُوْنَهَا
“Tidak ada satu negeri pun kecuali akan dimasuki Dajjal, kecuali Makkah dan Madinah. Dia tidak mendapati celah/ jalan masuk kecuali padanya ada malaikat yang berbaris menjaganya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu)
Dan termasuk yang terjaga dari Dajjal juga adalah Masjidil Aqsha serta bukit Tursina (dalam riwayat Ahmad dan Ibnu Hibban sebagaimana dalam Qishshatu Masihid Dajjal)
Dari nash-nash yang kita dapatkan tentang Dajjal, kita dapatkan kesimpulan:
1. Luasnya rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada hamba-hamba-Nya, karena Dia telah membekali mereka dengan senjata yang bisa mematahkan hujjah dan fitnah Dajjal. Ini terwujud dengan penjelasan sifat-sifat yang menunjukkan kedustaannya, kaum mukmin diberi kemampuan untuk membaca apa yang tertulis di kening Dajjal yang menunjukkan kekufurannya. Juga Allah Subhanahu wa Ta’ala bimbing kita untuk menghafal sepuluh ayat pertama dalam surat Al-Kahfi sebagai tameng dari Dajjal.
2. Dajjal adalah sosok manusia yang telah sangat jelas sifat-sifatnya sebagai manusia. Ini membantah ucapan orang sesat dan ahlul bid’ah yang menyatakan Dajjal hanyalah sosok fiktif belaka atau hanyalah simbol dari tersebarnya kerusakan.
3. Dajjal mempunyai sifat dan fitnah-fitnah yang telah digambarkan dengan rinci: keluarnya di akhir jaman, muncul dari arah Syam, tinggal selama 40 hari, diberi kemampuan mematikan dan menghidupkan, membawa surga dan neraka, tertulis di antara dua matanya ك ف ر, dan sifat lainnya. Ini membantah ucapan yang menyatakan bahwa Dajjal adalah Sri Sathya Sai Baba dari India, atau kiasan dari kemajuan serta fitnah Eropa.
Wa akhiru da’wana anil hamdulillahi Rabbbil ‘alamin.
1 Dalam hal ini terdapat perbedaan riwayat, sebagian menyatakan yang kiri dan sebagaian menyatakan yang kanan. Sebagian ulama mengkompromikan riwayat-riwayat tersebut dengan mengatakan bahwa mata yang kanan terhapus dan tidak bercahaya, sedangkan pada mata yang kiri terdapat sepotong daging yang menonjol

Hari Kiamat dan Dajjal

3:09:00 AM
Setelah Imam Mahdi, satu penanda besar hari kiamat yang akan muncul adalah Dajjal. Dia berasal dari manusia dan merupakan sosok nyata. Kemunculannya akan didahului dengan sejumlah peristiwa besar.
Di antara kewajiban seorang muslim adalah beriman kepada hari akhir dan apa yang akan terjadi sebelum dan setelahnya. Hari kiamat tidak ada yang mengetahui kapan terjadinya kecuali Allah l. Jibril q bertanya kepada Rasulullah n:
“Kabarkanlah kepadaku kapan terjadi hari kiamat?” Rasulullah menjawab, “Orang yang ditanya tidak lebih tahu dari bertanya.” (HR. Muslim no. 1)
Meskipun tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia, namun Allah l dan Rasul-Nya telah menerangkan tanda-tanda yang akan muncul sebelum terjadinya. Tanda-tanda hari kiamat ada dua, shugra dan kubra.
Tanda kiamat shugra banyak jumlahnya, Di antaranya yang disebutkan Rasulullah n dalam hadits Jibril:
“(Jibril) berkata: Kabarkan kepadaku tentang tanda-tandanya. Rasulullah menjawab: Budak perempuan melahirkan tuannya, dan kamu lihat orang yang telanjang kaki dan telanjang badan -penggembala kambing berlomba-lomba meninggikan bangunan.” (HR. Muslim no. 1)
Adapun tanda kiamat kubra, di antaranya disebutkan dalam hadits Hudzaifah bin Usaid Al-Ghifari z:
Rasulullah melihat kami ketika kami tengah berbincang-bincang. Beliau berkata: “Apa yang kalian perbincangkan?” Kami menjawab: “Kami sedang berbincang-bincang tentang hari kiamat.” Beliau berkata: “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian lihat sebelumnya sepuluh tanda.” Beliau menyebutkan: “Dukhan (asap), Dajjal, Daabbah, terbitnya matahari dari barat, turunnya ‘Isa q, Ya’juj dan Ma’juj, dan tiga khusuf (dibenamkan ke dalam bumi) di timur, di barat, dan di jazirah Arab, yang terakhir adalah api yang keluar dari Yaman mengusir (menggiring) mereka ke tempat berkumpulnya mereka.” (HR. Muslim no. 2901)
Di antara tanda kiamat kubra yang termaktub dalam hadits di atas adalah keluarnya Dajjal. Pembahasan masalah keluarnya Dajjal merupakan pembahasan penting disebabkan beberapa faktor yang disebutkan Asy-Syaikh Al-Albani t:
1. Banyaknya orang yang menisbatkan diri kepada ilmu dan dakwah meragukan akan turunnya Nabi Isa q dan terbunuhnya Dajjal.
2. Kebanyakan manusia tidak terbiasa membicarakan masalah keluarnya Dajjal dan turunnya ‘Isa bin Maryam e.
(Lihat Qishshah Al-Masihid Dajjal wa Nuzul ‘Isa, karya Asy-Syaikh Al-Albani t)
Dajjal
Secara bahasa:
Disebutkan oleh Al-Imam Al-Qurthubi t dalam kitab beliau At-Tadzkirah bahwa lafadz Dajjal dipakai untuk sepuluh makna. Di antaranya: Kadzdzab (tukang dusta), Mumawwih (yang menipu manusia). Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin t mengatakan: “Dikatakan demikian karena dia adalah manusia yang paling besar penipuannya.”
Dalam istilah syar’i:
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin t mengatakan: “Seorang laki-laki pendusta (penipu) yang keluar di akhir zaman mengaku sebagai Rabb.” (Syarah Lum’atul I’tiqad)
Peringatan akan Keluarnya Dajjal
Para nabi telah memperingatkan akan keluarnya Dajjal. Diriwayatkan dari Abdullah bin ‘Umar c, dia berkata:
Rasulullah n berdiri di hadapan manusia, menyanjung Allah l dengan sanjungan yang merupakan hak-Nya, kemudian menyebut Dajjal dan berkata: “Aku memperingatkan kalian darinya. Tidaklah ada seorang nabi kecuali pasti akan memperingatkan kaumnya tentang Dajjal. Nuh q telah memperingatkan kaumnya. Akan tetapi aku akan sampaikan kepada kalian satu ucapan yang belum disampaikan para nabi kepada kaumnya: Ketahuilah dia itu buta sebelah matanya, adapun Allah l tidaklah demikian.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari, Muslim, 2930/169)
Dari Abu Hurairah z, Rasulullah n berkata:
“Maukah aku sampaikan kepada kalian tentang Dajjal yang telah disampaikan oleh para nabi kepada kaumnya? Dia buta sebelah matanya, membawa sesuatu seperti surga dan neraka. Yang dia katakan surga pada hakikatnya adalah neraka. Aku peringatkan kepada kalian sebagaimana Nabi Nuh q memperingatkan kaumnya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2936)
Dari Anas bin Malik z, Rasulullah n berkata:
“Tidak ada seorang nabi pun kecuali memperingatkan umatnya dari Dajjal. Buta satu matanya, pendusta. Ketahuilah dia buta. Adapun Rabb kalian tidaklah demikian. Tertulis di antara dua mata Dajjal: -yakni kafir.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim no. 2933)
Dalam riwayat lain:
“Bisa dibaca oleh semua mukmin yang bisa baca tulis ataupun tidak.” (HR. Muslim 2934/105)
Kejadian-Kejadian Sebelum Keluarnya Dajjal
Banyak kejadian telah dikabarkan oleh Rasulullah n menjelang keluarnya Dajjal. Di antara kejadian-kejadian tersebut:
1. Banyaknya yang tewas ketika kaum muslimin melawan Romawi
Diriwayatkan dari Yusai bin Jabir: Bertiup angin di Kufah, datanglah seorang pria yang ucapannya hanyalah: “Ya Abdullah bin Mas’ud, kiamat telah datang.” Maka beliau duduk dan bersandar kemudian berkata: “Sesungguhnya kiamat tak akan terjadi hingga tidak dibagikan lagi warisan dan tidak bergembira dengan ghanimah.” Beliau berisyarat dengan tangannya ke arah Syam seraya berujar: “Akan ada musuh yang berkumpul untuk menyerang kaum muslimin maka kaum muslimin pun berkumpul untuk melawan mereka.” Aku katakan: “Romawi yang anda maksud?” Beliau menjawab: “Ya. Ketika itu akan terjadi peperangan yang dahsyat. Majulah kaum muslimin siap untuk mati (membela agama), tak akan kembali kecuali dalam keadaan menang. Bertempurlah kedua pasukan tersebut hingga terhalangi waktu malam. Maka kembalilah dua kelompok tersebut tanpa ada pemenang dan pasukan yang siap mati telah tiada. Kemudian maju sekelompok kaum muslimin yang siap untuk mati, tidak pulang kecuali dalam keadaan menang. Mereka bertempur hingga sore kemudian kembalilah dua kelompok tersebut tanpa ada pemenang dan pasukan yang siap mati pun habis. Di hari keempat majulah sisa pasukan kaum muslimin. Allah l berikan kemenangan kepada mereka. Mereka membunuh musuh dalam jumlah yang tak pernah terlihat sebelumnya. Hingga ada seekor burung yang terbang ke arah mereka mati sebelum bisa melintasi semuanya. Ketika itu ada orang-orang yang mencari keluarga bapaknya hanya mendapatkan seorang saja padahal sebelumnya mereka berjumlah seratus orang. (Kalau begini keadaannya) dengan ghanimah seperti apa dia akan gembira? Atau warisan seperti apa dibagikan? Ketika dalam keadaan demikian, mereka mendengar sesuatu yang lebih besar dari itu. Datang seseorang yang berteriak (bahwa) Dajjal telah mendatangi keluarga mereka. Maka mereka pun membuang ghanimah dari tangan-tangan mereka, dan mengirim sepuluh pasukan berkuda sebagai mata-mata. Rasulullah n berkata: ‘Sungguh aku tahu nama-nama mereka dan nama-nama ayah mereka serta warna kuda-kuda mereka. Mereka adalah pasukan berkuda yang terbaik di muka bumi ketika itu atau di antara pasukan berkuda yang terbaik di muka bumi ketika itu’.” (HR. Muslim no. 2899)
2. Banyaknya kemenangan diraih kaum muslimin
Dari Nafi’ bin ‘Utbah z: Kami bersama Rasulullah dalam satu peperangan. Datang kepada Nabi satu kaum dari Maghrib memakai pakaian dari wol (bulu domba). Mereka bertemu Rasulullah di sebuah bukit dalam keadaan berdiri sedangkan Rasulullah duduk. Batinku berkata: ‘Datangilah mereka dan berdirilah antara mereka dengan Rasulullah agar jangan sampai mereka menculik Rasulullah’. Kemudian aku berkata (dalam hati, -pen.): ‘Mungkin beliau ingin berbicara khusus bersama mereka.’ Aku pun mendatangi mereka dan duduk di antara Rasulullah dan mereka. Aku hafal dari beliau empat kalimat, aku hitung dengan jariku. Beliau berkata: ‘Kalian akan berperang melawan jazirah Arab dan Allah berikan kemenangan kepada kalian. Kemudian memerangi Persia dan kalian pun menang. Kalian memerangi Romawi kalian pun diberikan kemenangan oleh Allah. Dan kemudian kalian berperang melawan Dajjal, Allah juga memberikan kemenangan untuk kalian.” (HR. Muslim no. 2900)
3. Kaum Muslimin menguasai Konstantinopel (Istanbul, red.)
Dari Abu Hurairah z, Rasulullah n berkata: “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga orang Romawi datang di A’maq atau Dabiq (dua tempat di Syam). Keluarlah pasukan dari Madinah untuk menghadapi mereka. Mereka adalah di antara penduduk bumi yang terbaik ketika itu. Ketika mereka telah berhadapan, orang Romawi berkata: ‘Biarkanlah kami memerangi orang-orang yang telah ditawan dari kaum kami.’ Kaum muslimin berkata: ‘Tidak, kami tak akan membiarkan kalian memerangi saudara kami.’ Akhirnya mereka pun bertempur. Larilah sepertiga pasukan yang Allah tak akan memberi taubat kepada mereka, sepertiga pasukan muslimin terbunuh dan mereka adalah syuhada yang paling afdhal di sisi Allah, sepertiga pasukan lagi yang tersisa mendapat kemenangan dan mereka tak akan terkena fitnah (ujian) selamanya. Mereka menguasai Konsthantiniyah (Konstantinopel, dahulu merupakan ibukota Romawi Timur, red.). Ketika mereka tengah membagi rampasan perang dan telah menggantungkan pedang mereka di pohon zaitun, berteriaklah setan: ‘Masihid (Dajjal) telah mendatangi keluarga kalian.’ Mereka pun keluar, padahal itu adalah berita batil. Ketika mereka sampai di Syam, keluarlah Dajjal….” (HR. Muslim no. 2897)
4. Dajjal keluar ketika telah sedikitnya orang Arab
Dari Ummu Syarik x, beliau mendengar Rasulullah n berkata:
لَيَفِرَّنَّ النَّاسُ مِنْ الدَّجَّالِ فِي الْـجِبَالِ. قَالَتْ أُمُّ شَرِيكٍ: يَا رَسُولَ اللهِ، فَأَيْنَ الْعَرَبُ يَوْمَئِذٍ؟ قَالَ: هُمْ قَلِيلٌ
“Sungguh manusia akan melarikan diri dari Dajjal ke gunung-gunung.” Ummu Syarik berkata: “Ya Rasulullah, di mana orang-orang Arab ketika itu?” Beliau menjawab: “Mereka sedikit.” (HR. Muslim no. 2945)
5. Sebelum keluarnya Dajjal, manusia tertimpa tiga paceklik yang dahsyat sehingga mereka mengalami kelaparan. Allah l memerintahkan langit di tahun pertama untuk menahan sepertiga hujan, memerintahkan bumi untuk menahan sepertiga tumbuhannya. Kemudian Allah l perintahkan langit di tahun kedua untuk menahan dua pertiga hujannya dan memerintahkan tanah untuk menahan dua pertiga tanamannya. Selanjutnya Allah l perintahkan langit di tahun ketiga menahan semua hujannya, tak ada yang turun satu tetespun dan memerintahkan tanah untuk menahan semua tumbuh-tumbuhan. (Sebagaimana dalam hadits Abu Umamah z dan Asma` bintu Yazid Al-Anshariyah x. Lihat kitab Qishshatu Masihid Dajjal wa Nuzul ‘Isa wa Qatlihi Iyyahu karya Asy-Syaikh Al-Albani t)
Sebab Keluarnya Dajjal
Sebabnya adalah karena satu amarah. Ummul Mukminin Hafshah bintu ‘Umar c berkata kepada Abdullah bin ‘Umar c: “Tidakkah kau tahu bahwasanya Rasulullah n berkata:
إِنَّمَا يَخْرُجُ مِنْ غَضْبَةٍ يَغْضَبُهَا
“Dia keluar hanyalah karena satu amarah yang ia rasakan.” (HR. Muslim no. 2932)
Tempat keluarnya Dajjal
Diriwayatkan dari An-Nawwas bin Sam’an z: Rasulullah n pernah menyebutkan perkara Dajjal pada satu hari. Beliau merendahkan dan kadang mengeraskan suaranya hingga kami menyangka dia ada di pojok kebun korma. Beliau n berkata:
“Selain Dajjal lebih aku takutkan (menimpa) kalian. Karena jika Dajjal keluar dan aku masih ada di antara kalian niscaya aku akan menjadi pelindung kalian. Jika dia keluar ketika aku telah tiada maka setiap muslim akan menjadi pembela dirinya sendiri. Allah yang akan menjaminku membela setiap muslim. Dia adalah seorang pemuda yang sangat keriting, matanya tidak ada cahayanya, aku mengira dia mirip dengan Abdul ‘Uzza bin Qathan. Barangsiapa di antara kalian mendapatinya bacalah awal surat Al-Kahfi. Dia akan keluar dari jalan antara Syam dan Irak, berjalan ke kiri dan ke kanan. Wahai hamba-hamba Allah, istiqamahlah.” (HR. Muslim no. 2937)
Dajjal adalah Cobaan yang Terbesar
Dajjal merupakan cobaan paling besar yang menimpa manusia di dunia. Rasulullah n bersabda:
“Wahai manusia, sesungguhnya tidak ada makhluk di muka bumi ini sejak Allah menciptakan Adam sampai hari kiamat yang fitnahnya lebih besar daripada Dajjal.” (HR. Muslim no. 2946)
Rasulullah n berkata:
“Tidak ada antara penciptaan Adam dan hari kiamat makhluk yang lebih besar dari Dajjal (dalam satu riwayat: fitnah yang lebih besar dari fitnah Dajjal).” (HR. Muslim no. 2946)
Negeri yang Tidak Dimasuki Dajjal
Tidak ada satu negeri pun di bumi ini kecuali akan didatangi dan dikuasai Dajjal, kecuali Makkah dan Madinah. Anas bin Malik z menceritakan bahwa Rasulullah n berkata:
“Tidak ada satu negeri pun kecuali akan didatangi (dikuasai) Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Tidak ada satu celah pun di negeri tersebut kecuali ada malaikat yang menjaganya. Kemudian Dajjal datang ke suatu daerah -di luar Madinah- yang tanahnya bergaram. Bergoyanglah Madinah tiga kali, Allah keluarkan dengan sebabnya semua orang kafir dan munafiq dari Madinah.” (HR. Muslim no. 2943)
Di antara negeri yang tidak didatangi (tidak dikuasai) Dajjal adalah Baitul Maqdis dan bukit Tursina. Rasulullah n berkata: “Dia akan tinggal selama 40 hari mendatangi semua tempat kecuali empat masjid: Masjidil Haram, Masjid Madinah, Bukit Tursina (Palestina), dan Masjidil Aqsha (Palestina).” (HR. Ahmad dan lainnya. Asy-Syaikh Al-Albani t berkata sanadnya shahih. Lihat Qishshatu Al-Masihid Dajjal wa Nuzul ‘Isa)
Lama Tinggalnya Dajjal di Bumi
Dalam hadits An-Nawwas bin Sam’an z disebutkan:
“…Kami berkata: ‘Ya Rasulullah, berapa lama Dajjal tinggal di bumi?’ Rasulullah berkata: ‘40 hari. Satu harinya seperti satu tahun, kemudian seperti sebulan, kemudian seperti sepekan, kemudian hari-hari lainnya seperti hari kalian sekarang…’.” (HR. Muslim no. 2937)
Yang membunuh Dajjal
Setelah Dajjal tinggal di bumi 40 hari, Allah l pun menurunkan Nabi ‘Isa q. Rasulullah n berkata:
“Dajjal keluar di antara umatku selama 40 hari, kemudian Allah l mengutus Isa bin Maryam e yang mirip dengan ‘Urwah bin Mas’ud. ‘Isa q mencarinya dan membunuhnya….” (HR. Muslim no. 2940)
Dalam riwayat lain:
“Dajjal dikejar oleh Nabi ‘Isa q hingga mendapatkannya di Bab Ludd (satu negeri dekat Baitul Maqdis –Palestina, red.). Beliau pun membunuhnya.” (HR. Muslim no. 2937)
Dalam hadits lain:
“Ketika musuh Allah l (yakni Dajjal, -pen.) melihat Nabi ‘Isa q, melelehlah (tubuhnya) sebagaimana garam meleleh di air. Seandainya dibiarkan niscaya akan meleleh hingga binasa, akan tetapi Allah membunuhnya melalui tangan ‘Isa q, memperlihatkan darahnya kepada mereka, ditombak Nabi ‘Isa q.” (HR. Muslim 2897)
Inilah sekelumit permasalahan Dajjal yang perlu kita ketahui dan imani. Mudah-mudahan Allah l menjaga kita dari fitnah Dajjal dan menambah keimanan kita.
Wa akhiru da’wana anilhamdulillahi Rabbbil ‘alamin.

Nabi Isa dan Dajjal Muncul di Hari Akhir

3:09:00 AM

• Sebelum munculnya Al-Masih Ad-Dajjal (Dajjal Al-Akbar),
terlebih dahulu muncul dajjal si pendusta yang jumlah mereka
menghampiri 30 orang, masing-masing mendakwa diri mereka adalah pesuruh Allah.
• Dajjal itu buta mata kanannya, seperti buah anggur yang terjojol
keluar. Di antara dua matanya tertulis “Kafir” (kaf,fa,ra) yang boleh dibaca
oleh setiap muslim, meskipun mereka yang buta huruf.
Diriwayatkan oleh Fatimah binti Qais bahawa Rasulullah s.a.w pernah
menceritakan tentang kisah Tamim Ad-Dary yang asalnya seorang Nasrani
telah memeluk agama Islam, mengenai Dajjal. Diberitahunya kepada Rasulullah
bahawa beliau pernah menumpang sebuah kapal bersama 30 orang lelaki
berbangsa Lakhm dan Judzam.Mereka telah dilambung ombak selama sebulan dan akhirnya,
mereka mendarat di sebuah pulau di tengah lautan. Di situ, mereka bertemu dengan
seekor binatang yang berbulu lebat hinggakan tidak dapat dibezakan antara
bahagian depan dan belakangnya. “Siapakah kamu?”, teriak mereka dan
dijawab oleh binatang itu, “Aku adalah Jassasah.” Tanya mereka lagi,
“Apakah Jassasah itu?” dan jawabnya lagi, “Wahai kaum, pergilah kamu menemui
seseorang yang berada di dalam kuil ini kerana beliau amat mengharapkan
berita daripada kamu semua.”
Ketika di dalam kuil itu, mereka melihat seorang manusia yang sangat besar tubuhnya
dan kuat anggotanya. Beliau terbelenggu dengan besi di mana kedua-dua tangannya
diikatkan kepada leher dan lututnya hingga bersatu dengan kedua buku lalinya.
Mereka pun menanyakan siapakah beliau sebenarnya dan jawabnya,”Kamu semua telah
ditakdirkan untuk mengetahui akan keadaanku, beritahulah aku siapakah kamu semua ini.”
Lalu, mereka memberitahu siapakah mereka dan bagaimana mereka boleh terdampar ke situ.
Kemudian, lelaki itu bertanya kepada mereka,”Khabarkan kepadaku tentang Kurma Baisan.”
Mereka bertanya, “Apakah yang kamu ingin ketahui mengenainya?” Beliau berkata,”
Aku bertanya kepada kamu tentang pokoknya, adakah ia masih berbuah?” Jawab mereka,”Ya.”
Lalu beliau berkata,” Sesungguhnya ia hampir-hampir tidak berbuah. Khabarkan kepadaku
tentang danau Thabariyah.”
Mereka bertanya lagi, “Apakah yang ingin kamu ketahui tentangnya?” Balasnya,
“Adakah ia masih berair?” Jawab mereka, “Banyak.” Katanya, “Sesungguhnya airnya
hampir-hampir kehabisan. Khabarkan kepadaku tentang air Zagher.”
Merekapun bertanya kepadanya, “Apakah yang ingin kamu ketahui mengenainya?”
Balasnya, “Adakah ia masih mempunyai air? Adakah para penduduknya bercucuk
tanam dengan menggunakan air tersebut?” Mereka menjawab, “Ya. Di dalamnya
banyak air dan para penduduknya menggunakan air itu untuk bercucuk tanam.”
Kata lelaki itu lagi, ” Khabarkan kepadaku tentang seorang Nabi orang-orang
ummi (buta huruf), apakah yang dilakukannya?” Mereka menjawab,
“Dia telah muncul dari Mekah dan tinggal di Madinah.” Beliau bertanya lagi,
“Adakah ia dimusuhi oleh bangsa Arab?”. “Ya.” Jawab mereka. Soalnya lagi,”
Bagaimanakah beliau memperlakukan mereka?” Mereka menjawab,” Nabi itu telah
menzahirkan dirinya di kalangan orang-orang Arab di sekitarnya dan mereka
telah mentaatinya.” Kata lelaki itu, “Itu sudah terjadi.” “Benar.” Sahut mereka.
Maka,berkatalah lelaki itu,” Sesungguhnya mereka lebih layak mematuhinya dan aku
memberitahu kepadamu tentang diriku yang sebenarnya. Aku adalah Al-Masih Ad-Dajjal.
Sesungguhnya aku hampir diizinkan keluar dan menjelajah bumi. Setiap tempat akan aku
singgahi selama 40 malam kecuali Mekah dan Tayyibbah (Madinah) kerana kedua-duanya
diharamkan ke atasku. Setiap kali aku ingin memasuki salah satu daripadanya,
aku dihalang oleh para malaikat yang memegang pedang tajam di tangannya untuk
menghalangiku. Di setiap celah dan lorong terdapat malaikat yang menjaganya.
Imam Ahmad meriwayatkan daripada Jabir bin Abdillah, bahawa Rasulullah s.a.w. telah bersabda:
• Dajjal memiliki kesempatan untuk menjelajah bumi selama 40 malam,
sehari seperti setahun, sehari di antaranya seperti sebulan, sehari di
antaranya seperti seminggu, dan hari-hari berikutnya sebagaimana hari-hari sekarang ini.
• Dajjal mempunyai seekor keldai sebagai tunggangannya. Jarak antara
kedua-dua telinga keldai itu adalah 40 hasta. Dajjal turut membawa beberapa gugusan roti.
• Dajjal akan berkata,” Aku adalah Tuhanmu,” padahal sebelah matanya
buta dan terdapat tulisan ‘kafir’ di antara kedua matanya.
• Dajjal membawa 2 buah telaga. Sebuah telaga disebutnya sebagai syurga
dan satu lagi sebagai neraka. Orang yang dimasukkan ke dalam ‘syurga’ itu ternyata
adalah neraka, sementara orang yang dimasukkan ke dalam ‘neraka’ itu ternyata adalah syurga.
• Para syaitan diutuskan bersamanya untuk berbicara kepada manusia.
Dia membawa satu fitnah yang amat besar.
• Pada pandangan mata manusia, dajjal boleh memerintahkan langit
supaya menurunkan hujan serta boleh menghidupkan kembali seseorang manusia
yang telah dibunuhnya. Lalu, akan diserunya,”Apakah selain Tuhan dapat melakukan perkara seperti ini?”
• Maka, orang-orang Islam akan berlarian menuju ke gunung Dukhan di Syam,
tetapi sempat dihadang oleh Dajjal.
• Setelah itu, turunlah Isa putera Maryam. Ketika Isa putera Maryam yang
turut serta bersama mereka selesai menunaikan solat Subuh, mereka pun keluar menghadapi Dajjal.
• Lalu, ketika Dajjal melihat Isa, si pendusta itu meleleh seperti garam
yang mencair di dalam air. Isa berjalan ke arahnya dan membunuhnya,
hingga pepohonan dan batu-batuan berseru,”Wahai Ruhullah, ini ada orang Yahudi.”
Maka beliau pun membunuh setiap orang yang menjadi pengikut Dajjal.
• Riwayat ini hanya terdapat pada Ahmad. (Imam Ahmad)
Dari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau berkata:
> “Rasululah s.a.w telah berkhutbah di hadapan kami.
> Dalam khutbahnya itu Baginda banyak menyentuh
> masalah Dajjal. Baginda telah bersabda:
> “Sesungguhnya tidak ada fitnah (kerosakan) di muka
> bumi yang paling hebat selain daripada fitnah yang
> dibawa oleh Dajjal. Setiap Nabi yang diutus oleh
> Allah SWT ada mengingatkan kaumnya tentang Dajjal.
> Aku adalah nabi yang terakhir sedangkan kamu adalah
> umat yang terakhir. Dajjal itu tidak mustahil datang
> pada generasi (angkatan) kamu. Seandainya dia datang
> sedangkan aku masih ada di tengah-tengah kamu, maka
> aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin. Kalau
> dia datang sesudah kematianku, maka setiap orang
> menjaga dirinya. Dan sebenarnya Allah SWT akan
> menjaga orang-orang mukmin.
> “Dajjal itu akan datang nanti dari satu tempat
> antara Syam dan Irak. Dan mempengaruhi manusia
> dengan begitu cepat sekali. Wahai hamba Allah, wahai
> manusia, tetaplah kamu. Di sini akan saya terangkan
> kepada kamu ciri-ciri Dajjal, yang belum diterangkan
> oleh nabi-nabi sebelumku kepada umatnya.
> “Pada mulanya nanti Dajjal itu mengaku dirinya
> sebagai nabi. Ingatlah, tidak ada lagi nabi sesudah
> aku. Setelah itu nanti dia mengaku sebagai Tuhan.
> Ingatlah bahawa Tuhan yang benar tidak mungkin kamu
> lihat sebelum kamu mati. Dajjal itu cacat matanya
> sedangkan Allah SWT tidak cacat, bahkan tidak sama
> dengan baharu. Dan juga di antara dua mata Dajjal
> itu tertulis KAFIR, yang dapat dibaca oleh setiap
> mukmin yang pandai membaca atau buta huruf.
> “Di antara fitnah Dajjal itu juga dia membawa syurga
> dan neraka. Nerakanya itu sebenarnya syurganya
> sedangkan syurganya itu neraka, yakni panas. Sesiapa
> di antara kamu yang disiksanya dengan nerakanya,
> hendaklah dia meminta pertolongan kepada Allah dan
> hendaklah dia membaca pangkal surah Al-Kahfi, maka
> nerakanya itu akan sejuk sebagaimana api yang
> membakar Nabi Ibrahim itu menjadi sejuk.
> “Di antara tipu dayanya itu juga dia berkata kepada
> orang Arab:
> “Seandainya aku sanggup menghidupkan ayah atau ibumu
> yang sudah lama meninggal dunia itu, apakah engkau
> mengaku aku sebagai Tuhanmu?” Orang Arab itu akan
> berkata: “Tentu.” Maka syaitan pun datang menyamar
> seperti ayah atau ibunya. Rupanya sama,
> sifat-sifatnya sama dan suaranya pun sama. Ibu
> bapanya berkata kepadanya: “Wahai anakku, ikutilah
> dia, sesungguhnya dialah Tuhanmu.”
> “Di antara tipu dayanya juga dia tipu seseorang,
> yakni dia bunuh dan dia belah dua. Setelah itu dia
> katakan kepada orang ramai: “Lihatlah apa yang akan
> kulakukan terhadap hambaku ini, sekarang akan
> kuhidupkan dia semula. Dengan izin Allah orang mati
> tadi hidup semula. Kemudian Laknatullah Alaih itu
> bertanya: “Siapa Tuhanmu?” Orang yang dia bunuh itu,
> yang kebetulan orang beriman, menjawab: “Tuhanku
> adalah Allah, sedangkan engkau adalah musuh Allah.”
> Orang itu bererti lulus dalam ujian Allah dan dia
> termasuk orang yang paling tinggi darjatnya di
> syurga.”
> Kata Rasulullah s.a.w lagi: “Di antara tipu dayanya
> juga dia suruh langit supaya menurunkan hujan
> tiba-tiba hujan pun turun. Dia suruh bumi supaya
> mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya tiba-tiba tumbuh.
> Dan termasuk ujian yang paling berat bagi manusia,
> Dajjal itu datang ke perkampungan orang-orang baik
> dan mereka tidak me-ngakunya sebagai Tuhan, maka
> disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman dan
> ternakan mereka tidak menjadi.
> “Dajjal itu datang ke tempat orang-orang yang
> percaya kepadanya dan penduduk kampung itu
> mengakunya sebagai Tuhan. Disebabkan yang demikian
> hujan turun di tempat mereka dan tanam-tanaman
> mereka pun menjadi.
> “Tidak ada kampung atau daerah di dunia ini yang
> tidak didatangi Dajjal kecuali Makkah dan Madinah.
> Kedua-dua kota itu tidak dapat ditembusi oleh Dajjal
> kerana dikawal oleh Malaikat. Dia hanya berani
> menginjak pinggiran Makkah dan Madinah. Namun
> demikian ketika Dajjal datang ke pergunungan di luar
> kota Madinah, kota Madinah bergoncang seperti gempa
> bumi. Ketika itu orang-orang munafik kepanasan
> seperti cacing dan tidak tahan lagi tinggal di
> Madinah. Mereka keluar dan pergi bergabung dengan
> orang-orang yang sudah menjadi pengikut Dajjal.
> Inilah yang dikatakan hari pembersihan kota Madinah.
>
> Dalam hadis yang lain, “di antara fitnah atau tipu
> daya yang dibawanya itu, Dajjal itu lalu di satu
> tempat kemudian mereka mendustakannya (tidak beriman
> kepadanya), maka disebabkan yang demikian itu
> tanam-tanaman mereka tidak menjadi dan hujan pun
> tidak turun di daerah mereka. Kemudian dia lalu di
> satu tempat mengajak mereka supaya beriman
> kepadanya. Mereka pun beriman kepadanya. Maka
> disebabkan yang demikian itu Dajjal menyuruh langit
> supaya menurunkan hujannya dan menyuruh bumi supaya
> menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya. Maka mereka mudah
> mendapatkan air dan tanam-tanaman mereka subur.”
> Dari Anas bin Malik, katanya Rasulullah s.a.w
> bersabda: “Menjelang turunnya Dajjal ada tahun-tahun
> tipu daya, iaitu tahun orang-orang pendusta
> dipercayai orang dan orang jujur tidak dipercayai.
> Orang yang tidak amanah dipercayai dan orang amanah
> tidak dipercayai.”
> Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w
> ada bersabda: “Bumi yang paling baik adalah Madinah.
> Pada waktu datangnya Dajjal nanti ia dikawal oleh
> malaikat. Dajjal tidak sanggup memasuki Madinah.
> Pada waktu datangnya Dajjal (di luar Madinah), kota
> Madinah bergegar tiga kali. Orang-orang munafik yang
> ada di Madinah (lelaki atau perempuan) bagaikan
> cacing kepanasan kemudian mereka keluar meninggalkan
> Madinah. Kaum wanita adalah yang paling banyak lari
> ketika itu. Itulah yang dikatakan hari pembersihan.
> Madinah membersihkan kotorannya seperti tukang besi
> membersihkan karat-karat besi.”
> Diriwayatkan oleh Ahmad, hadis yang diterima dari
> Aisyah r.a. mengatakan: “Pernah satu hari Rasulullah
> s.a.w masuk ke rumahku ketika aku sedang menangis.
> Melihat saya menangis beliau bertanya: “Mengapa
> menangis?” Saya menjawab: “Ya Rasulullah, engkau
> telah menceritakan Dajjal, maka saya takut
> mendengarnya.”
> Rasulullah s.a.w berkata: “Seandainya Dajjal datang
> pada waktu aku masih hidup, maka aku akan menjaga
> kamu dari gangguannya. Kalau dia datang setelah
> kematianku, maka Tuhan kamu tidak buta dan cacat.”
> Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w
> bersabda: “Dajjal muncul pada waktu orang tidak
> berpegang kepada agama dan jahil tentang agama. Pada
> zaman Dajjal ada empat puluh hari, yang mana satu
> hari terasa bagaikan setahun, ada satu hari yang
> terasa bagaikan sebulan, ada satu hari yang terasa
> satu minggu, kemudian hari-hari berikutnya seperti
> hari biasa.”
> Ada yang bertanya: “Ya Rasulullah, tentang hari yang
> terasa satu tahun itu, apakah boleh kami solat lima
> waktu juga?” Rasulullah s.a.w menjawab: “Ukurlah
> berapa jarak solat yang lima waktu itu.”
> Menurut riwayat Dajjal itu nanti akan berkata:
> “Akulah Tuhan sekalian alam, dan matahari ini
> berjalan dengan izinku. Apakah kamu bermaksud
> menahannya?” Katanya sambil ditahannya matahari itu,
> sehingga satu hari lamanya menjadi satu minggu atau
> satu bulan. Setelah dia tunjukkan kehebatannya
> menahan matahari itu, dia berkata kepada manusia:
> “Sekarang apakah kamu ingin supaya matahari itu
> berjalan?” Mereka semua menjawab: “Ya, kami ingin.”
> Maka dia tunjukkan lagi kehebatannya dengan
> menjadikan satu hari begitu cepat berjalan.
> Menurut riwayat Muslim, Rasulullah s.a.w bersabda:
> “Akan keluarlah Dajjal kepada umatku dan dia akan
> hidup di tengah-tengah mereka selama empat puluh.
> Saya sendiri pun tidak pasti apakah empat puluh
> hari, empat puluh bulan atau empat puluh tahun.
> Kemudian Allah SWT mengutus Isa bin Maryam yang
> rupanya seolah-olah Urwah bin Mas’ud dan kemudian
> membunuh Dajjal itu.”
> Dan menurut ceritanya setelah munculnya Dajjal
> hampir semua penduduk dunia menjadi kafir, yakni
> beriman kepada Dajjal. Menurut ceritanya orang yang
> tetap dalam iman hanya tinggal 12,000 lelaki dan
> 7,000 kaum wanita. Wallahu A’lam
Kedatangan Nabi Isa
Diriwayatkan oleh Muslim dari Al-Nawas bin Sam’an bahawa Rasulullah bersabda tentang
Nabi Isa: “Beliau akan turun berdekatan dengan menara putih di timur Damsyik, dengan
memakai pakaian kuning. Dua telapak tangannya terletak di atas sayap dua malaikat.
Apabila dia menundukkan kepalanya menitislah air. Apabila dia mengangkat kepalanya lagi,
turunlah daripadanya seperti untaian mutiara.”
Berdasarkan hadis ini bererti Nabi Isa akan turun di Syam, bahkan juga di Damsyik,
iaitu di sisi menara sebelah timur. Beliau akan turun pada waktu fajar. Ibnu Katsir
ada berkata: “Sesungguhnya tidak ada di Damsyik menara yang dikenal di sebelah timurnya
kecuali yang berada disamping masjid jamik Amawi, iaitu di sebelah timur Damsyik.”
Menara tersebut telah diperbaiki pada zaman Ibnu Katsir, iaitu pada tahun 741 hijrah.
Pembiayaannya diambil dari harta orang-orang Nasrani yang sebelumnya telah membakar
menara masjid tersebut. Besar kemungkinan nanti Nabi Isa akan turun di tempat itu.
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, dari Abu Hurairah, bahawa Rasulullah s.a.w bersabda:
“Para nabi semuanya bersaudara disebabkan ayah mereka satu dan hanya ibu mereka yang berlainan.
Sedangkan agama mereka adalah satu. Dan akulah orang yang paling dekat dengan Isa bin Maryam
kerana tidak ada Nabi di antara kami. Sesungguhnya dia akan turun. Apabila dia turun nanti,
untuk me-ngenalinya orangnya sedang dan kulitnya putih kemerah-merahan. Dia memakai pakaian
yang kuning. Dari kepalanya seperti menitis air walaupun rambut dan kepalanya tidak basah.
Dia akan mengajak orang kepada Islam. Pada zamannya juga nanti dia akan menghancurkan
segala agama kecuali Islam. Allah SWT akan membinasakan Dajal pada zamannya, bahkan di
tangannya. Pada zamannya nanti dunia akan aman sehingga harimau dan unta berkawan dengan baik.
Begitu juga harimau dengan lembu, serigala dengan kambing. Kanak-kanak akan bermain
dengan ular dan ular itu tidak menggigit mereka. Keadaan seperti itu berjalan selama
empat puluh tahun. Kemudian Nabi Isa a.s. wafat dan disembahyangkan oleh kaum muslimin.”
Muhammad s.a.w adalah nabi penutup dan tidak akan ada lagi nabi sesudahnya. Turunnya Nabi Isa
pada akhir zaman akan menguatkan lagi kebenaran agama Islam. Islam bererti menyerahkan
segala urusan bagi Allah yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya, beriman dengan
semua Rasul, berserah kepada Allah dan taat dengan sebenar-benar taat. Itu semua
sebenarnya sudah dianjurkan oleh agama-agama langit semenjak zaman Nabi Ibrahim,
selaku bapa nabi-nabi, sampai kepada Muhammad s.a.w selaku nabi terakhir.
Isa a.s. adalah nabi dan rasul yang mulia, datang dari sisi Allah. Beliau dahulu
sudah ada membawa syariat kepada umatnya tiba-tiba beliau diangkat ke langit.
Nanti di akhir zaman beliau akan turun lagi dengan izin Allah tetapi bukan membawa
agama atau syariat baru. Beliau datang nanti untuk menguatkan agama Islam,
Ummu Syuraik bertanya kepaad Rasulullah s.a.w tentang hari Dajal: “Ya Rasulullah,
ke mana orang-orang Arab ketika itu?” Rasulullah s.a.w menjawab: “Jumlah mereka
pada waktu itu terlalu sedikit. Mereka lari ke Baitul Maqdis menjumpai Imam mereka,
seorang lelaki soleh (Imam Mahdi menurut riwayat itu).
“Ketika Imam mereka sudah berdiri di depan untuk mengimami solat Subuh,
tiba-tiba datang Nabi Isa. Imam mereka itu mundur untuk memberi peluang
kepada Nabi Isa untuk mengimami solat Subuh itu tetapi Isa a.s sambil memegang
bahu Imam itu berkata: “Teruskanlah, sesungguhnya iqamat dibacakan untuk engkau.”
Maka sembahyanglah mereka semua di belakang Imam tadi.
“Selesai solat, Isa a.s berkata kepada semua jemaah: “Bukakan pintu itu.”
Mereka membuka pintu masjid itu, tiba-tiba Dajal sudah berdiri di situ dan
di belakangnya ada 70,000 Yahudi lengkap membawa senjata.
“Melihat Nabi Isa ada di dalam masjid itu, Dajal tiba-tiba saja layu atau
cair seperti cairnya garam disirami air. Dajal itu lari terbirit-birit kerana
ketakutan. Nabi Isa bersama kaum Muslimin terus saja mengejarnya kemudian
menjumpainya di Babu Luddi. Dan di sanalah Nabi Isa membunuh Dajal itu.
“Orang-orang Yahudi pun akan dikalahkan dan dibinasakan Allah pada waktu itu.
Mereka cuba lari dan bersembunyi tetapi semua benda tempat mereka bersembunyi
akan pandai bercakap atau bercerita dengan izin Allah. Benda-benda dimaksud
termasuklah dinding, batu, pokok kayu dan sebagainya. Kalau ada orang Yahudi
yang bersembunyi di balik belakang mereka, benda-benda itu akan memberitahukannya.
Termasuk juga satu pokok berduri (disebut pokok Yahudi), jika mereka bersembunyi
di bawahnya, pokok itu akan berkata: “Wahai hamba Allah yang beriman, di sini ada
orang Yahudi, bunuhlah dia.”
Kata Rasulullah s.a.w lagi: “Dajal akan berada di dunia selama empat puluh tahun.
Satu tahun lamanya seperti setengah tahun, terkadang seperti satu bulan. Satu bulan
seperti satu minggu. Dan pada hari yang terakhir terasa sekejap sahaja. Pagi-pagi
kamu berada di pintu masuk kota Madinah (Madinah pada zaman Rasul), sampai kamu di
pintu yang lain hari pun masuk waktu malam.”
Mendengar yang demikian ada yang bertanya: “Bagaimana kami mengerjakan solat dalam
waktu yang begitu singkat ya Rasulullah?” Rasulullah s.a.w menjawab: “Ukur sajalah
jaraknya dan bandingkan dengan waktu yang panjang sekarang ini.”
Rasulullah s.a.w berkata: “Isa bin Maryam akan memimpin umatku dengan bijaksana
dan adil. Beliau akan menghancurkan salib-salib yang ada di dunia ini dan akan
membunuh semua babi. Beliau juga akan menghapuskan cukai. Manusia pada waktu itu
tidak perlu membayar cukai, bahkan zakat pun tidak dibayar lagi kerana tidak ada
orang yang berhak menerimanya.
“Pada hari itu semua makhluk dalam keadaan aman dan tenteram. Tidak ada saling
cemburu, dengki, saling memarahi dan mengganggu antara sesama makhluk Allah.
Sehingga ada anak perempuan yang bermain-main dengan harimau dan harimau itu
tidak menerkamnya, begitu juga kambing berkawan dengan serigala. Seluruh dunia
ketika itu nanti diliputi oleh kedamaian, keamanan dan ketenteraman. Bahkan
ketika itu nanti tidak ada pertelingkahan keyakinan dan pendapat. Tidak ada
yang disembah selain Allah.
“Orang Arab ketika itu nanti akan merampas kembali semua miliknya. Bumi mengeluarkan
cahayanya, menumbuhkan tanam-tanamannya seperti zaman Nabi Adam. Sehingga manusia
akan memetik buah anggur dan delima sehingga mereka kenyang memakannya.”
Ibnu Katsir berkata: “Abdul Rahman Al-Muharibiy berkata: “Sebaiknya hadis ini
dijadikan untuk mendidik saja. Hadis ini tidak sahih tetapi banyak hadis lain
yang hampir sama maksudnya dengannya. Di antaranya ada diriwayatkan oleh Muslim
dari Abdullah bin Umar, bahawa Rasulullah s.a.w bersabda: “Kamu akan memerangi orang-orang Yahudi. Kamu akan memerangi mereka habis-habisan sehingga batu tempat mereka bersembunyi pun akan berkata: “Wahai orang muslim, di sini ada orang Yahudi, bunuhlah dia.”
Menurut riwayat, bumi nanti akan mengeluarkan segala khazanah kekayaannya,
iaitu pada zaman Nabi Isa. Pada waktu itu dunia dalam keadaan makmur dan
harta melimpah ruah, sehingga tidak ada lagi orang yang berhak menerima zakat.
Dari Abu Hurairah, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: “Sudah hampir masanya
turun kepada kamu Ibnu Maryam menjadi hakim yang adil, yang akan membunuh Dajal,
membunuh babi, menghancurkan salib dan menghapuskan cukai kerana harta ketika
itu melimpah ruah. Ketika itu nanti manusia hanya sujud kepada Allah Tuhan sekalian alam.”
Diriwayatkan oleh Ahmad, dari Ibnu Mas’ud, dari Rasulullah s.a.w:
“Pada malam aku diisrak mikrajkan, aku telah berjumpa dengan Ibrahim,
Musa dan Isa a.s. Mereka membincangkan hari kiamat dengan menanyakan
permasalahannya kepada Ibrahim. Tetapi beliau hanya menjawab:
“Tidak ada pengetahuanku tentang hari kiamat. Cuba kalian tanya
kepada Musa.” Mereka tanya Nabi Musa tetapi beliau juga hanya menjawab:
“Aku tidak tahu tentang kiamat. Cuba kalian tanyakan kepada Isa.”
“Mereka tanyakan kepada Isa kemudian beliau berkata: “Sebenarnya
tidak ada yang mengetahui masalah ini kecuali Allah. Menurut yang
dijanjikan Allah kepadaku, Dajal nanti muncul sedangkan di tanganku
ada dua sabit (alat pemotong). Sebaik saja Dajal itu melihat aku, dia
pun hancur seperti hancurnya timah yang terkena panas. Allah akan
membinasakannya, begitu juga orang-orang kafir lainnya. Sehingga batu
dan pokok kayu nanti akan ikut berkata: “Wahai orang muslim, di bawahku
ada orang kafir bersembunyi, marilah dan bunuhlah dia.”
Kata Nabi Isa lagi: “Setelah Allah SWT membinasakan mereka,
orang-orang muslim pulang ke rumah mereka masing-masing.
Dalam keadaan demikian keluar pula Yakjuj dan Makjuj, yakni
bertebaran dari segenap penjuru.
Kerana banyaknya Yakjuj dan Makjuj itu, maka semua kampung
dan tempat tidak ada yang tidak dipijak oleh mereka. Mereka
memakan semua makanan yang ada dan meminum semua air. Setelah habis
makanan dan buah-buahan, daun-daunan pun habis mereka makan.
Air sungai dan tasik semua habis mereka minum.”
Tambah beliau lagi: “Orang-orang mukmin ketika itu tidak tahan
melihat ulah Yakjuj dan Makjuj itu sehingga mereka memohon
kepada Allah supaya dibinasakan binatang itu. Berkat doa mereka itu,
Yakjuj dan Makjuj itu mati semua. Sekarang timbul masalah yang
cukup besar lagi, yakni bangkai Yakjuj dan Makjuj yang
bergelimpangan di mana-mana. Di mana-mana seluruh dunia
terasa bau bangkai. Akhirnya Allah SWT menurunkan hujan
lebat sehingga bangkai-bangkai itu hanyut ke sungai dan
kemudian hanyut ke laut.”
Diriwayatkan oleh Ismail bin Ishak, Rasulullah s.a.w bersabda:
“Belum terjadi kiamat sebelum Isa bin Maryam berjalan di udara
untuk mengerjakan haji dan umrah, atau sehinga Allah SWT
menghimpunkan haji dan umrah dan menjadikan Ashabul Kahfi sahabatnya.
Nabi Isa dan kelompok Ashabul Kahfi akan berjalan untuk mengerjakan haji
kerana mereka selama ini belum mati dan belum pernah mengerjakan haji.”
Sebelum ini sudah diterangkan riwayat dari Abu Hurairah yang
mengatakan bahawa Nabi Isa a.s akan memimpin dunia nanti
selama 40 tahun. Namun demikian disebutkan dalam sahih Muslim,
dari Abdullah bin Amr bahawa Nabi Isa akan berada di dunia
selama 7 tahun. Pendapat yang lebih kuat ialah yang
mengatakan 40 tahun. Menurut Ibnu Katsir kedua-dua pendapat itu
sama-sama benar. Maksudnya kata beliau Nabi Isa diangkat ke
langit pada usia 33 tahun, kemudian turun nanti ke dunia
selamaa 7 tahun lagi, yakni sebelum beliau diwafatkan Allah SWT.
Setelah tujuh tahun memimpin dunia, Nabi Isa wafat. Maka umur
Nabi Isa secara keseluruhannya 40 tahun. Wallahu A’lam.
Menurut Ibnu Katsir, sesuai dengan yang termaktub dalam hadis sahih,
Yakjuj dan Makjuj akan keluar pada zaman Nabi Isa. Kemudian Allah SWT
memusnahkannya berkat doa Nabi Isa pada satu malam. Ada juga disebutkan
dalam hadis bahawa Nabi Isa akan mengerjakan haji setelah turun nanti.
Muhammad bin Ka’ab Al-Quraiziy berkata, Ashabul Kahfi akan menjadi sahabat
Nabi Isa nanti dan mereka akan sama-sama mengerjakan haji. Katanya Nabi Isa
akan wafat di Madinah. Beliau akan disembahyangkan oleh kaum muslimin dan
dimakamkan berdekatan dengan makam Rasulullah s.a.w.
Menurut riwayat, Isa bin Maryam akan dimakamkan bersebelahan dengan kuburan
Nabi Muhammad s.a.w, kuburan Abu Bakar dan Umar. Bererti kuburan Nabi Isa
merupakan kuburan yang keempat

Read more: http://regiongeblog.blogspot.com/2012/08/kemunculan-dajjal-dan-nabi-isa-pada.html#ixzz2Jm4O6ShN